AMAR, wartamimika.com –
Semangat pengabdian Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)
di Kabupaten Mimika menunjukkan ketangguhannya. Meski wilayah pesisir Mimika
diguyur hujan deras dan cuaca ekstrem, prosesi pelantikan pengurus TP PKK
Distrik Amar periode 2024–2029 tetap berlangsung khidmat di Distrik Amar,
Selasa (12/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri
langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Ny. Susana S. Herawati Rettob, Wakil Ketua Ny. Periana Kula Kemong beserta jajaran pengurus kabupaten, unsur pimpinan distrik, serta tokoh
masyarakat setempat yang antusias menyaksikan regenerasi kepemimpinan
organisasi pemberdayaan perempuan tersebut.
Dalam prosesi tersebut, Hesty
Tijadoh, S.E., M.Si., resmi dilantik sebagai Ketua TP PKK Distrik Amar.
Dalam sambutan perdananya, Hesty menegaskan bahwa amanah yang diembannya akan
dijalankan dengan fondasi kebersamaan dan komitmen untuk memajukan wilayah.
"Kami menyadari keberhasilan
PKK tidak dapat dicapai sendiri. Kami akan menghadirkan program nyata yang
menyentuh langsung kebutuhan keluarga, sejalan dengan semangat 'Membangun
dari Rumah Kita'," ujar Hesty dengan optimisme tinggi.
Hesty juga berharap adanya
sinergi yang kuat antara TP PKK Kabupaten Mimika dan Pemerintah Distrik guna
mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan harmonis di wilayah Amar.
Ketua TP PKK Kabupaten Mimika,
Ny. Susana S. Herawati Rettob, memberikan apresiasi mendalam atas keteguhan
para pengurus. Baginya, pelantikan yang tetap berjalan lancar di bawah guyuran
hujan lebat adalah simbol kekuatan mental perempuan-perempuan Distrik Amar.
"Ini luar biasa. Pelantikan
di tengah hujan artinya alam merestui agar program ke depan semakin subur. Ini
bukti bahwa kader PKK tidak takut badai maupun ombak demi melayani
masyarakat," ungkap Ny. Susana yang disambut tepuk tangan riuh para hadirin.
Sebagai Bunda PAUD Kabupaten
Mimika, Ny. Susana menitipkan pesan krusial kepada pengurus yang baru dilantik
untuk proaktif dalam dua isu utama:
- Penurunan Stunting: Memaksimalkan peran
Posyandu dan Dasawisma untuk memantau kesehatan ibu dan anak secara
berkala.
- Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): Memastikan
anak-anak di kampung mendapatkan layanan pendidikan layak sebelum memasuki
jenjang Sekolah Dasar (SD).
Ia juga mengingatkan agar
pengurus tidak hanya terpusat di ibu kota distrik, tetapi harus menjangkau
wilayah Ipaya (Ipiri, Paripi, Yaraya). Guna mendukung hal tersebut, Ny. Susana
meminta Kepala Distrik selaku Ketua Pembina untuk memberikan dukungan anggaran
yang memadai bagi program pemberdayaan perempuan di tingkat kampung.
Secara khusus, Ny. Susana memuji
fasilitas kesehatan di Distrik Amar yang dinilai sangat memadai dengan
keberadaan tenaga medis dan dokter yang bersiaga 24 jam.
"Kesehatan di sini luar
biasa. Saya sendiri merasakan kesiagaan dokter di sini sehingga hari ini bisa
tetap bugar hadir bersama ibu-ibu. Saya instruksikan Pokja 4 untuk memperkuat
kerja sama dengan tenaga kesehatan dalam memberikan penyuluhan rutin kepada
masyarakat," tambahnya.
Menutup arahannya, Ny. Susana
mengajak seluruh pengurus untuk meniatkan pengabdian sebagai ibadah. Acara
diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama, menandai babak
baru perjuangan PKK dalam membangun kesejahteraan dari pesisir Mimika. HK








