ATUKA, wartamimika.com–
Distrik Atuka menjadi pusat perhatian seiring dengan agenda kunjungan kerja
Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, SE Ak., M.Si. Namun, di balik
persiapan peresmian Koperasi Merah Putih yang turut dihadiri Wakil Gubernur
Papua Tengah Deinas Geley dan Bupati Mimika Johannes Rettob, terdapat
pergerakan masif dari sektor kesehatan yang dipusatkan di balai kampung
setempat.
Memastikan keamanan dan
kenyamanan selama agenda kenegaraan berlangsung, Tim Kesehatan dari Dinas
Kesehatan Mimika dan Puskesmas Atuka telah mengamankan lokasi sejak satu hari
sebelum acara (H-1). Langkah proaktif ini merupakan tindak lanjut langsung atas
instruksi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Godfried Maturbongs, S.IP.,
M.Mkes, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan medis di wilayah distrik.
Bagi Dinas Kesehatan, momen ini
bukan sekadar pendampingan protokoler, melainkan sarana memperkuat koordinasi
pelayanan kesehatan antara dinas kabupaten dengan Puskesmas Atuka sebagai garda
terdepan di wilayah tersebut.
Kehadiran Plt. Kadinkes Godfried
Maturbongs yang didampingi Kabid Kesmas Carolina Heatubun di Distrik
Atuka membawa dampak langsung bagi warga. Dinas Kesehatan bersama Puskesmas
Atuka langsung menggelar pelayanan Posyandu komprehensif bagi Ibu Hamil dan
Balita.
Layanan yang diberikan meliputi:
- Pemeriksaan kesehatan Ibu Hamil dan menyusui.
- Pemberian imunisasi lengkap bagi bayi dan balita.
- Pemeriksaan malaria rutin sebagai langkah
antisipasi wilayah.
- Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) secara
gratis.
- Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk seluruh
siklus hidup (balita hingga lansia).
"Masyarakat sangat antusias.
Terlihat dari banyaknya ibu-ibu yang berbondong-bondong datang membawa anak
mereka untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan," ungkap tim di lapangan.
Kepala Puskesmas Atuka, Lia
Tahitu, menjelaskan bahwa pelayanan ini mencakup enam posyandu yang
tersebar di lima kampung strategis, mulai dari Kampung Atuka, Keakwa (Baru dan
Lama), Timika Pantai, Mioko, hingga Aikawapuka. Dalam pelaksanaannya, Puskesmas
Atuka juga bersinergi dengan Wahana Visi melalui berbagai program
kesehatan kolaboratif.
Menyadari pentingnya peran
masyarakat lokal, Kabid Kesmas Carolina Heatubun menyatakan bahwa Dinas
Kesehatan telah menyiapkan rencana strategis ke depan. Fokus utama mereka
adalah memberikan Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu.
"Ini adalah komitmen
berkelanjutan. Kami akan memastikan para kader memiliki kemampuan teknis yang
kuat, karena ini merupakan 'Pekerjaan Rumah' penting bagi kami di Dinas
Kesehatan guna menjamin kualitas layanan kesehatan di tingkat kampung tetap terjaga,"
tegas Carolina.
Melalui integrasi pelayanan ini,
kunjungan kerja Menteri Koperasi di Distrik Atuka tidak hanya memperkuat pilar
ekonomi melalui koperasi, tetapi juga memperkokoh fondasi kesehatan masyarakat
di Kabupaten Mimika.









