items



Kirim

Bupati Johannes Rettob Jamin Nasib Tenaga P3K Mimika: Anggaran Aman, Tidak Ada Pemberhentian Massal


 

TIMIKA, wartamimika.com – Di tengah maraknya isu pemutusan hubungan kerja tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di berbagai daerah akibat defisit anggaran, Pemerintah Kabupaten Mimika membawa kabar baik. Bupati Mimika, Johannes Rettob, memastikan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini masih sangat mumpuni untuk menjamin keberlangsungan kontrak seluruh tenaga P3K di wilayahnya.


Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Bupati pada Selasa (31/3/2026), guna meredam kekhawatiran para pegawai menyusul adanya gelombang pemberhentian P3K di sejumlah daerah lain di Indonesia.


Bupati Johannes Rettob menjelaskan bahwa fenomena pemberhentian P3K di daerah lain umumnya dipicu oleh ketidaksiapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam menanggung beban gaji pegawai. Namun, untuk Kabupaten Mimika, skema pembiayaan telah diperhitungkan secara matang.


“Saya rasa daerah lain yang memberhentikan P3K itu karena gaji ditanggung daerah dan tidak cukup anggarannya. Tetapi untuk Mimika, sampai saat ini anggaran kami masih mampu membiayai gaji P3K,” tegas Bupati.


Berbeda dengan kebijakan beberapa daerah yang menerapkan kontrak jangka pendek, Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan kepastian masa kerja melalui kontrak berdurasi lima tahun. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan ketenangan kerja bagi para pegawai agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.


Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa durasi kontrak yang panjang tersebut bukan tanpa syarat. Sistem evaluasi tahunan tetap diberlakukan secara ketat untuk menjaga kualitas kinerja aparatur.


  • Evaluasi Rutin: Kinerja setiap tenaga P3K akan ditinjau setiap tahun.
  • Sanksi Tegas: Pegawai yang tidak bekerja sesuai aturan atau melanggar ketentuan dapat dikenakan sanksi hingga pemberhentian sebelum masa kontrak berakhir.

Menutup pernyataannya, Bupati Johannes Rettob meminta seluruh tenaga P3K di lingkungan Pemkab Mimika untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif dan tetap fokus pada tugas pokok masing-masing.


“Saya harap P3K bekerja dengan baik, tetap tenang, dan menjaga profesionalitas dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.


Dengan jaminan ini, diharapkan stabilitas pelayanan publik di Kabupaten Mimika tetap terjaga dan para tenaga P3K dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah tanpa rasa khawatir akan status pekerjaan mereka. (HK)

 

Header Ads Widget

Hubungi iklan