TIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memperkuat peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan dan menjaga stabilitas daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas FKDM Kabupaten Mimika dan tingkat distrik yang berlangsung selama dua hari, 1–2 Oktober 2026, di Hotel Grand Tembaga Timika.
Kegiatan ini diikuti 110 peserta dan dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot, yang mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Ananias Faot, ditegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan daerah, termasuk dalam mewujudkan visi Gerbang Emas Kabupaten Mimika.
Menurutnya, berbagai program pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sektor lainnya membutuhkan situasi daerah yang aman, tertib, dan kondusif. Oleh karena itu, kewaspadaan dini yang melibatkan partisipasi masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah persoalan sosial berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.
FKDM memiliki peran strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Melalui forum ini, berbagai informasi mengenai potensi kerawanan di lingkungan masyarakat dapat dihimpun, diverifikasi, dan disampaikan kepada pihak terkait sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil langkah pencegahan.
Ananias menekankan bahwa kewaspadaan dini bukanlah upaya membangun budaya saling mencurigai, melainkan menumbuhkan kepedulian, kepercayaan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kehidupan bermasyarakat.
Karena itu, anggota FKDM diharapkan mampu mengidentifikasi potensi gangguan secara objektif, membangun komunikasi dengan aparat keamanan serta tokoh masyarakat, dan menyampaikan informasi berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
Bimtek tersebut menghadirkan narasumber dari Direktorat Kewaspadaan Nasional Kementerian Dalam Negeri, Kesbangpol, Polres Mimika, serta Kodim 1710/Mimika. Materi yang diberikan berfokus pada peningkatan kemampuan deteksi dini dan cegah dini, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pemahaman terhadap dinamika keamanan di tengah masyarakat.
Selain meningkatkan kapasitas anggota yang telah terbentuk, Pemkab Mimika juga terus mendorong pembentukan FKDM di tiga distrik wilayah pegunungan yang hingga kini masih menghadapi kendala situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui penguatan kapasitas dan perluasan jangkauan FKDM, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan serta membangun komunikasi yang efektif dengan pemerintah dan aparat keamanan.
Penguatan FKDM menjadi bagian penting dari strategi pencegahan berbasis masyarakat, sehingga potensi persoalan dapat dikenali dan ditangani sejak dini demi menjaga stabilitas daerah serta mendukung keberlanjutan pembangunan Kabupaten Mimika.
Tags
Narasi Foto

