TIMIKA, wartamimika.com — Momentum Peringatan Hari
Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika
diwarnai dengan semangat kebersamaan dan aksi nyata. Bupati Mimika, Johannes
Rettob, S.Sos., M.M., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengisi
kemerdekaan melalui kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, gaya hidup sehat,
serta dukungan aktif terhadap ekonomi kerakyatan.
Pesan tersebut disampaikan
Bupati saat menyapa warga dalam kegiatan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar oleh Komite
Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mimika pada Sabtu
(15/8/2026).
Dalam orasinya, Johannes
Rettob memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi masyarakat yang telah
menyemarakkan HUT RI dengan mengibarkan bendera Merah Putih di pemukiman
masing-masing. Ia menilai, kepedulian warga dalam menjaga kebersihan kota dan
mempererat kerja sama di tingkat Rukun Tetangga (RT) merupakan wujud
kemerdekaan yang paling mendasar.
"Kerja sama
masyarakat di tingkat RT semakin baik. Pengibaran bendera dan aksi menjaga
kebersihan kota sudah berjalan dengan sangat baik. Ini adalah fondasi utama
yang harus terus kita pertahankan bersama," ungkap Johannes Rettob.
Selain isu lingkungan, Bupati
menekankan pentingnya menjaga kebugaran fisik agar masyarakat Mimika tetap
produktif. Ia mengimbau warga untuk rutin memanfaatkan ajang CFD setiap Sabtu
sebagai wadah silaturahmi sekaligus penggerak roda ekonomi lokal.
·
Aktivitas Fisik: Mengajak warga aktif berolahraga
bersama tetangga dan keluarga.
·
Penguatan UMKM: Mendorong masyarakat untuk membeli
produk kuliner dan kerajinan dari para pelaku UMKM lokal yang berjualan di area
kegiatan.
Suasana semakin meriah saat
Bupati memimpin yel-yel khas KORMI—"Sehat, Kuat, Bugar, Luar Biasa!"—yang
disambut seruan serentak oleh ratusan warga yang hadir.
Bupati juga memaparkan
Rencana Agenda Kegiatan Peringatan Kemerdekaan yang telah disiapkan Pemerintah
Kabupaten Mimika:
·
15 Agustus: Ziarah dan upacara tabur bunga di
Alun-Alun Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika.
·
16 Agustus: Pelaksanaan upacara Taptu (Tancap
Gas/Tjahja Malam) dan pawai obor menjelang detik-detik proklamasi.
·
17 Agustus: Upacara Pengibaran Sang Saka Merah Putih,
pesta makan gratis untuk warga, serta aneka lomba kemerdekaan di tiap
lingkungan RT.
·
18 Agustus: Puncak Pesta Rakyat Mimika sekaligus
pengumuman penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba.
Mengakhiri arahannya, Bupati menegaskan bahwa menjaga momentum kemerdekaan bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen bersama untuk saling menyokong dalam kehidupan sehari-hari.