Mimika Menuju Pusat Toleransi Nasional: Pemkab Gelar Forum Silaturahmi Perkuat Persatuan dan Pembangunan


TIMIKA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menggelar Forum Silaturahmi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bertempat di Rumah Negara. Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, guna memperkuat sinergi lintas elemen dalam menjaga kedamaian dan percepatan pembangunan daerah.

Sinergi Lintas Sektor untuk Mimika yang Lebih Baik

Forum silaturahmi ini dihadiri oleh berbagai elemen penting masyarakat, meliputi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tokoh masyarakat dan kepala suku, Tokoh agama, adat, dan perempuan, Organisasi kerukunan, pers, kepemudaan, dan politik, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta anggota DPRK Mimika.

Agenda utama pertemuan ini berfokus pada penguatan nilai-nilai toleransi antar suku dan agama, menjaga keamanan dan ketertiban, serta merawat kerukunan demi mewujudkan masa depan Mimika yang lebih progresif dan harmonis.

Mimika Tuan Rumah Konferensi Toleransi Nasional 2026

Di hadapan seluruh peserta yang hadir, Bupati Johannes Rettob menyampaikan sebuah prestasi penting bagi daerah. Mimika kini diakui sebagai pusat toleransi beragama secara nasional, yang menjadi nilai tambah (point plus) yang membanggakan bagi seluruh masyarakat.

Berkat pencapaian tersebut, Kabupaten Mimika secara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Konferensi Toleransi Nasional tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada 6 November mendatang.
Tantangan Pembangunan dan Komitmen Kesejahteraan Masyarakat

Dalam pemaparannya, Bupati juga menyoroti kompleksitas tantangan pembangunan di Kabupaten Mimika, mulai dari pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), penyediaan sarana publik, hingga persoalan keamanan yang kerap memperlambat laju roda pembangunan. Seringkali, hambatan-hambatan ini belum sepenuhnya disadari oleh masyarakat luas.

"Tujuan kami berdua [Bupati dan Wakil Bupati] cuma satu, yaitu membuat masyarakat Mimika sejahtera, didukung dengan perekonomian yang stabil agar pembangunan berkelanjutan dapat terus dilakukan hingga akhir masa kepemimpinan," tegas Bupati Johannes Rettob.
Peran Aktif Tokoh Masyarakat dan Kepala Suku

Menutup arahannya, Bupati meminta kepada seluruh tokoh masyarakat dan kepala suku yang hadir untuk turut mengambil peran aktif. Para tokoh diimbau agar senantiasa memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai esensi pentingnya pembangunan, sehingga hasil pembangunan dapat terwujud secara nyata dan dirasakan langsung oleh seluruh warga Mimika di masa depan.
Previous Post Next Post

نموذج الاتصال