POTOWAIBURU, wartamimika.com — Suasana
khidmat sekaligus penuh kehangatan menyelimuti Kantor Distrik Mimika Barat
Jauh, Potowaiburu, pada Selasa (02/06/2026). Tim Penggerak Pemberdayaan dan
Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika secara resmi melantik jajaran
pengurus TP PKK Distrik Mimika Barat Jauh periode baru yang kini dinakhodai
oleh Ny. Sarce Sanderina Malvieno Mansoben selaku Ketua TP PKK Distrik.
Prosesi pelantikan ini dipimpin
langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Ny. Susana S. Herawati Rettob,
didampingi Wakil Ketua Ny. Periana Kula Kemong. Momen ini menjadi sangat
bersejarah dan langka karena menjadi kali kedua jajaran pimpinan tertinggi TP
PKK Kabupaten Mimika menginjakkan kaki langsung di "Tanah Inaka",
sebuah wilayah pesisir yang sarat akan potensi namun penuh dengan tantangan
geografis.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran perangkat distrik, Kepala Bandara, perwakilan Polsek Mimika Barat Jauh, serta Koramil setempat, mempertegas dukungan lintas sektor terhadap program kerja PKK ke depan.
Dalam sambutannya yang penuh
apresiasi, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Everardus R. Kukuareyau,
mengungkapkan rasa bangga sekaligus tantangan yang dihadapi wilayahnya.
Everardus secara khusus memperkenalkan filosofi lokal dan ikon baru wilayah
ini: Potowai Wakurpura.
"Tadinya kami berpikir rusa,
tapi rusa sudah ada di mana-mana. Untuk Wakurpura sendiri, kanguru pohon di
sini adalah yang terbanyak. Sehingga Potowai ini untuk potensi ekonomi memang
sangat memadai," ujar Everardus.
Meski kaya potensi, Everardus
tidak menampik beratnya aksesibilitas. Jarak sepanjang 280 kilometer dari
Pelabuhan Pomako menuju Pelabuhan Lopong di Potowaiburu harus ditempuh membelah
ombak dengan konsumsi BBM yang tidak sedikit. Tantangan serupa dihadapi warga
Kampung Aindua yang harus berjalan kaki puluhan kilometer ketika cuaca laut
sedang mengamuk.
Namun, kehadiran TP PKK Kabupaten memicu optimisme baru. "Ini momen langka terjadi di Kabupaten Mimika. Kehadiran Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati menjadi berkat, hari ini matahari bersinar seperti lampu yang menyala. Kami merasa tertantang dan berkomitmen untuk melanjutkan estafet ini dengan turun langsung melantik pengurus PKK di tingkat kampung," tegas Kepala Distrik.
Ketua TP PKK Kabupaten Mimika,
Ny. Susana S. Herawati Rettob, dalam arahannya menyampaikan selamat kepada
pengurus yang baru dilantik, yang uniknya juga melibatkan kaum bapak.
Menurutnya, PKK adalah amanah besar berjenjang dari pusat hingga distrik yang bersentuhan
langsung dengan kesejahteraan keluarga.
Susana memberikan penekanan
khusus pada dua pilar utama: Kesehatan dan Pendidikan. Ia
mengapresiasi komposisi pengurus PKK Distrik yang melibatkan tenaga kesehatan
(bidan), yang dinilai akan sangat membantu kerja Pokja IV.
"Kemarin melalui kunjungan
medis, kita berhasil mendeteksi dini dan menyelamatkan warga yang mengidap miom
besar melalui operasi di kabupaten. Ke depan, saya minta PKK Distrik aktif
memantau ibu hamil dan anak-anak," kata Susana.
Terkait penanganan stunting yang
menjadi program prioritas nasional dan provinsi, Susana menginstruksikan agar
pemenuhan gizi anak tidak lagi bergantung pada biskuit atau makanan instan
pabrikan, melainkan memaksimalkan potensi pangan lokal.
"Kita punya banyak bahan makanan, tinggal bagaimana mengolahnya. Pokja II dan Pokja IV harus kreatif, seperti membuat roti dari labu atau bakso dari ikan. Jangan lupa juga kembangkan penanaman daun kelor di kampung-kampung untuk menurunkan angka stunting," tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata
dalam menunjang operasional, Sekretariat TP PKK Kabupaten Mimika menyerahkan
bantuan peralatan dapur kepada TP PKK Distrik Mimika Barat Jauh. Bantuan berupa
kompor, wajan, panci, hingga wadah prasmanan (igloo) tersebut diserahkan
secara simbolis untuk digunakan sebagai aset inventaris distrik, khususnya
dalam mendukung penyediaan konsumsi pada kegiatan-kegiatan kemasyarakatan ke
depan.
Dengan pelantikan ini, TP PKK
Mimika Barat Jauh diharapkan mampu menjadi motor penggerak yang membawa
perubahan nyata, mengubah tantangan geografis pesisir Mimika menjadi potensi
kesejahteraan yang menyentuh setiap keluarga di Tanah Inaka. (HK)











