TIMIKA, wartamimika.com – Suasana penuh khidmat menyelimuti kediaman Bapak Ones Rumbino di Jalan Jeruk SP 2, Timika, pada Minggu (1/3/2026). Keluarga besar Ikatan Keluarga Biak, Numfor, dan Raja Ampat (BINFORA) Kabupaten Mimika berkumpul dalam ibadah syukur yang menandai tonggak sejarah 28 tahun perjalanan Ikatan Warnapa Biak Utara.
Mengusung tema “Bersyukur dalam Kristus sebagai Persaudaraan”, perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi refleksi atas perjuangan, cerita, dan kebersamaan yang telah terpelihara selama hampir tiga dekade di tanah perantauan.
Ketua terpilih Warnapa Mimika, Norlin Mamoribo, dalam sambutannya menegaskan bahwa usia ke-28 adalah momentum transformasi. Sebagai kepengurusan periode ke-6 yang baru dilantik pada Agustus 2025 lalu, pihaknya fokus pada pembenahan internal dan eksistensi organisasi.
"Tahun 2026 ini menjadi awal pergerakan kami. Agenda utama kami adalah pembenahan struktur, pendataan ulang anggota, serta merangkul kembali saudara-saudara yang selama ini belum aktif terlibat," ujar Norlin.
Tak hanya internal, Norlin juga memaparkan langkah strategis ke depan, di antaranya:
- Koordinasi Keamanan: Berencana melakukan audiensi dengan Kapolres Mimika untuk memastikan data warga terverifikasi. Hal ini bertujuan agar setiap persoalan yang mengatasnamakan warga Biak dapat diklarifikasi dengan tepat dan cepat.
- Pemberdayaan Pemuda: Mendaftarkan sanggar seni ke Kesbangpol atau Dinas Pariwisata guna memaksimalkan pembinaan generasi muda sekaligus membuka peluang kemandirian ekonomi organisasi.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua BINFORA Mimika, Richard Wakum. Ia menilai Warnapa Biak Utara merupakan pilar penting yang selama ini menyokong kinerja BINFORA secara keseluruhan di Kabupaten Mimika.
"Soliditas yang ditunjukkan Warnapa adalah teladan. Saya mengajak seluruh keluarga besar Biak, Numfor, dan Raja Ampat untuk terus bergandengan tangan, menjaga persaudaraan, dan yang terpenting, mendukung program-program pemerintah daerah demi kemajuan Mimika," pesan Richard.
Perayaan HUT ke-28 ini ditutup dengan peneguhan komitmen bersama untuk tidak melupakan jasa para pendahulu. Bagi keluarga besar Warnapa, menghargai sejarah adalah fondasi untuk melangkah lebih jauh dalam membangun kebersamaan yang inklusif di Mimika.
Acara yang berlangsung hingga sore hari tersebut diakhiri dengan ramah tamah, mempererat ikatan emosional antar anggota yang hadir dari berbagai penjuru distrik di Mimika.
