items



Kirim

Satu Visi di Rumah Bersama: Forjamas Resmi Hadir Memperkuat Kerukunan di Mimika.


TIMIKA, wartamimika.com – Suasana di Gedung Eme Neme Yaware dan halamannya tampak berbeda pada Selasa pagi, 27 Januari 2026. Alunan musik tradisional dan aroma sedap kuliner nusantara menyambut ratusan warga yang hadir dalam acara Pengukuhan Pengurus Forum Jawa Madura dan Sunda (Forjamas) Kabupaten Mimika masa bakti 2026-2030.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIT ini bukan sekadar seremonial pelantikan biasa, melainkan sebuah pesta rakyat yang menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan.

Ketua Panitia, Tuty S. Kaliky, S.E., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menyatukan hati melalui rasa dan karsa. Tak tanggung-tanggung, panitia menggandeng 11 pelaku UMKM lokal untuk menyajikan beragam kuliner khas yang bisa dinikmati secara gratis oleh tamu dan masyarakat.

"Kami menyajikan sekitar 1.200 porsi makanan mulai dari Soto Lamongan, Sate Madura, Rawon Surabaya, hingga Siomay Bandung, serta 800 cup minuman segar. Ini adalah bentuk dukungan nyata kami terhadap pemberdayaan ekonomi warga Forjamas," ujar Tuty disambut tepuk tangan hadirin.

Selain manjakan lidah, mata pengunjung juga dimanjakan dengan 5 atraksi budaya yang menampilkan kesenian khas Jawa, Madura, dan Sunda, menciptakan atmosfer harmoni yang begitu kental.

Ketua Forjamas Kabupaten Mimika yang baru dilantik, H. Bahroni, mengungkapkan sebuah fakta menarik di balik lahirnya forum ini. Ternyata, Forjamas tidak lahir dari ruang rapat yang kaku, melainkan dari diskusi santai atau momen "ngopi bareng" para tokoh yang peduli terhadap dinamika di Mimika.

"Diskusi ini dilatarbelakangi oleh dinamika sosial yang kita hadapi bersama. Visi kami jelas: menghantarkan masyarakat Jawa, Madura, dan Sunda menuju kehidupan yang berkeadilan, sejahtera, dan harmonis," jelas Bahroni.

Beliau juga menegaskan bahwa hadirnya Forjamas bukan untuk menjadi pesaing bagi organisasi atau kerukunan lain yang sudah ada, melainkan menjadi mitra strategis yang inklusif dan konstruktif. Secara legal, Forjamas telah resmi terdaftar baik di Kemenkumham RI maupun Kesbangpol Kabupaten Mimika.

Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan apresiasi tinggi atas terbentuknya forum ini. Pj. Sekretaris Daerah Mimika, Abraham Kateyau, yang hadir mewakili pemerintah, menyampaikan bahwa Forjamas adalah modal sosial yang berharga bagi pembangunan daerah.

"Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Nilai gotong royong dan toleransi yang dibawa warga Jawa, Madura, dan Sunda adalah perekat bagi Mimika," tutur Abraham. Beliau berharap Forjamas dapat menjadi ruang dialog dan solusi bagi tantangan kemasyarakatan di masa depan.

Acara ditutup dengan pesan menyentuh dari H. Bahroni yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan. "Mari kita bergandengan tangan, Mimika adalah rumah kita bersama," pungkasnya.

Header Ads Widget

Hubungi iklan