TIMIKA, wartamimika.com —
Pemerintah Kabupaten Mimika resmi membuka Festival Produk Usaha Mikro, Kecil,
dan Menengah (UMKM) 2026 di pelataran halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika,
pada Senin (10/8/2026). Momentum ini diselenggarakan secara megah dalam rangka
memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) UMKM Nasional ke-10 sekaligus menyambut HUT
Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Mengusung tema "UMKM
Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi", agenda tahunan yang berlangsung hingga
12 Agustus 2026 ini bertujuan memperkuat ekosistem wirausaha daerah agar mampu
menembus pasar nasional hingga internasional.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM
Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, S.H., M.H., dalam laporan pelaksanaannya
menyampaikan bahwa ajang ini diikuti oleh 125 pelaku UMKM binaan dari
berbagai rumpun ekonomi di Kabupaten Mimika.
"Festival ini bukan sekadar
ajang pameran, melainkan momentum sejarah untuk membangkitkan inovasi dan
memperluas jaringan pemasaran produk unggulan daerah," ujar Samuel Yogi.
Ia menambahkan, pelaksanaan
kegiatan yang bersumber dari DPA Dinas Koperasi dan UMKM TA 2026 ini
berlandaskan pada UU No. 20 Tahun 2008 serta PP No. 7 Tahun 2021
tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.
Pihaknya berkomitmen
memfasilitasi legalitas, pelatihan, hingga kemitraan strategis bersama
Dekranasda dan PKK Mimika demi mengantarkan produk lokal—baik hasil karya Orang
Asli Papua (OAP) maupun masyarakat Nusantara di Mimika—menjadi pemain kunci di
tingkat nasional.
Bupati Mimika, Johannes
Rettob, S.Sos., M.M., yang hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi,
memberikan apresiasi tinggi atas lonjakan pertumbuhan UMKM daerah yang
mencatatkan kenaikan signifikan pada tahun sebelumnya.
Dalam arahannya, Bupati
menegaskan pentingnya kemudahan birokrasi dan perizinan bagi para wirausahawan:
- Kemudahan Legalitas (NIB Gratis): Pelaku
usaha diimbau memanfaatkan Mall Pelayanan Publik (MPP) untuk penerbitan
Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis dan cepat.
- Dukungan Perbankan: Sektor perbankan,
khususnya bank daerah dan BUMN, diminta mempermudah akses
permodalan/kredit tanpa prosedur yang menyulitkan masyarakat kecil.
- Integrasi Digital: Tercatat sekitar 1.500
UMKM di Mimika telah mengadopsi sistem transaksi daring dan menembus e-commerce
global.
"UMKM telah membuktikan
ketangguhannya sebagai tulang punggung ekonomi, bahkan di masa-masa krisis.
Pemerintah hadir untuk mempermudah, bukan mempersulit. Mari kita bangga dan
menggunakan produk buatan dalam negeri," tegas Johannes Rettob.
Gambaran Utama Kegiatan
|
Parameter Kegiatan |
Keterangan |
|
Waktu Pelaksanaan |
Senin – Rabu, 10 – 12 Agustus
2026 |
|
Lokasi |
Halaman Gedung Eme Neme
Yauware, Timika |
|
Jumlah Peserta |
125 Pelaku UMKM
(Multi-Sektor/Rumpun Ekonomi) |
|
Penyelenggara |
Dinas Koperasi dan UKM
Kabupaten Mimika |
|
Fokus Utama |
Digitalisasi, kemasan (packaging),
legalitas NIB, dan perluasan pasar antar-daerah |
Festival ini juga diselaraskan
dengan semarak peringatan HUT RI ke-81 yang diwarnai dengan penguatan wawasan
kebangsaan di seluruh penjuru daerah.
Selain pameran, Pemkab Mimika
mendorong skema perdagangan antar-kabupaten demi saling menukar dan
memasarkan produk unggulan daerah. Langkah strategis ini diharapkan dapat
memperkuat ketahanan fiskal serta mempercepat pemerataan ekonomi rakyat yang
mandiri, kreatif, dan sejahtera. (HK)