MAKASSAR, wartamimika.com
— Alunan riuh rendah khas Kota Metropolitan menyambut kedatangan rombongan Tim
Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan Dewan Kerajinan
Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mimika di Bandara Internasional Sultan
Hasanuddin, Makassar, Rabu (8/7/2026) sore pukul 16.30 WITA.
Dipimpin langsung oleh Ketua
TP-PKK sekaligus Ketua Dekranasda Mimika, Ny. Susana S. Herawati Rettob,
kehadiran delegasi asal bumi Amungsa ini bukan sekadar pelesir. Mereka membawa
misi besar: menyerap inovasi nasional sekaligus memamerkan kekayaan kultural
Mimika pada perhelatan akbar Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54
dan HUT Dekranas ke-46 yang dipusatkan di Provinsi Sulawesi Selatan.
Perhelatan yang berlangsung dari
tanggal 9 hingga 12 Juli 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar
ini menjadi magnet bagi ribuan kader PKK dan perajin dari seluruh penjuru
Nusantara. Dua agenda besar berkelindan di sini, yakni Pameran UMKM PKK
Provinsi Sulsel serta Pameran Kriya & Wastra Dekranasda Se-Indonesia.
Ny. Susana S. Herawati Rettob
tidak datang sendiri. Ia memboyong gerbong kekuatan penuh, mulai dari pengurus
Sekretariat, Ketua beserta jajaran Bidang 1 sampai 4, hingga para Ketua
Kelompok Kerja (Pokja) 1 sampai 4. Tak ketinggalan, para pendamping teknis dari
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Mimika turut
mengawal jalannya kegiatan.
Kehadiran formasi lengkap ini
merupakan strategi matang untuk melakukan transformasi ilmu secara
komprehensif. Ny. Susana menegaskan bahwa esensi dari partisipasi Mimika dalam
ajang ini adalah investasi peningkatan kapasitas (capacity building)
bagi para pengurus organisasi.
"Kami datang untuk melihat,
belajar, dan merasakan langsung bagaimana inovasi-inovasi UMKM binaan PKK dari
berbagai provinsi dan kabupaten lain di Indonesia berkembang. Setiap daerah
punya keunikan. Melalui amatan langsung ini, pengurus kami dapat pulang ke
Timika dengan perspektif baru, lalu mereplikasi serta mengaplikasikan inovasi
tersebut sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal di Kabupaten
Mimika," ujar Ny. Susana.
Di sudut pameran Dekranasda, stan
Kabupaten Mimika langsung mencuri perhatian pengunjung TSM Makassar. Mengusung
konsep otentisitas Papua, Dekranasda Mimika menyajikan ragam produk lokal
unggulan yang memadukan kelestarian alam dan keterampilan tangan perajin lokal.
Beberapa produk primadona yang
dibawa langsung dari Timika antara lain:
- Kain Ecoprint: Wastra ramah lingkungan yang
memanfaatkan jejak daun dan pewarna alam Mimika.
- Aksesoris Kulit Buaya: Kerajinan premium
berupa tas dan dompet bertekstur eksotis dengan legalitas dan kualitas
tinggi.
- Noken dan Seni Ukir: Simbol identitas budaya
Papua yang sarat akan nilai filosofis kehidupan.
- Komoditas Kesehatan & Pangan Lokal:
Minyak daun gatal yang berkhasiat mengatasi pegal, Buah Merah (Kukang)
yang kaya antioksidan, Beras Sagu sebagai alternatif pangan sehat, hingga
Keripik Tambelo yang unik.
- Kopi Amuro: Kopi khas Mimika yang membawa
cita rasa tanah Papua ke cangkir para pencinta kopi di Makassar.
Melalui momentum HKG PKK dan HUT
Dekranas ini, Kabupaten Mimika tidak hanya sekadar menjadi penonton di tengah
pusaran ekonomi kreatif nasional. Langkah taktis yang diambil oleh TP-PKK dan
Dekranasda Mimika, didukung oleh DPMK, menunjukkan komitmen kuat untuk membawa
UMKM kampung naik kelas.
Selama empat hari ke depan,
Makassar akan saksi bagaimana produk lokal Mimika bersaing di pasar nasional,
sekaligus bagaimana para pengampunya menimba ilmu demi kemajuan masyarakat di
tanah Mimika. (HK)
