Pemkab Mimika Bentuk 14 Kelompok Koperasi, Perkuat Ekonomi Mama-Mama Papua



TIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) membentuk 14 kelompok koperasi bagi mama-mama Papua yang berjualan pinang, noken, dan aksesori di sepanjang Jalan Cenderawasih, Timika. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi Orang Asli Papua (OAP), sekaligus mendorong pelaku usaha kecil agar lebih mandiri dan memiliki kepastian dalam mengembangkan usahanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, S.H., M.H., mengatakan pembentukan koperasi bertujuan menghimpun para pedagang dalam wadah usaha yang lebih terorganisasi. Melalui kelembagaan tersebut, para pedagang diharapkan memperoleh pendampingan, pembinaan, serta peluang lebih besar untuk mengakses dukungan permodalan.

Menurut Samuel, keterbatasan modal dan persyaratan administrasi perbankan masih menjadi kendala bagi pedagang kecil yang mengandalkan penghasilan harian. Karena itu, pemerintah berupaya menjembatani kelompok koperasi dengan lembaga keuangan, termasuk Bank Papua dan BRI, agar peluang pengembangan usaha semakin terbuka.

“Pemerintah berkomitmen mendukung dan memberdayakan Orang Asli Papua. Kami ingin mama-mama Papua memiliki kesempatan yang setara untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Samuel menegaskan, pemberdayaan tersebut juga diarahkan untuk memberikan ruang bagi generasi muda Papua agar terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif. Dengan demikian, usaha yang selama ini dijalankan para orang tua dapat diteruskan oleh anak-anak dan generasi berikutnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan dan Sosialisasi Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Erlince Gobay, S.Th., menjelaskan bahwa pembentukan 14 kelompok koperasi akan ditindaklanjuti dengan pendampingan secara berkala. Materi pembinaan meliputi pelayanan konsumen, pengelolaan keuangan sederhana, kedisiplinan, serta penguatan kerja sama antaranggota.

“Kami ingin setiap kelompok tetap solid dan kompak, saling membantu ketika menghadapi kesulitan, serta membangun ekonomi bersama,” jelas Erlince.


Program ini mendapat sambutan positif dari para pedagang. Ketua koperasi terpilih, Yustina Furay, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah dan berharap pembinaan tersebut terus berlanjut sehingga mama-mama Papua dapat mengembangkan usaha secara mandiri.

Melalui pembentukan koperasi dan pendampingan berkelanjutan, Pemkab Mimika berharap pedagang kecil di Jalan Cenderawasih memiliki kelembagaan usaha yang kuat, mampu meningkatkan pendapatan keluarga, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Previous Post Next Post

نموذج الاتصال